berita bola - Sebuah saran diberikan mantan manajer Southampton Nigel Adkins kepada gelandang Liverpool Adam Lallana. Menurut Adkins, Lallana harus meninggalkan The Reds agar bisa bermain reguler.
Lallana bergabung dengan Liverpool pada tahun 2014 dari Southampton. Sejak saat itu, gelandang Inggris itu sudah membuat 178 penampilan di semua kompetisi untuk The Reds.
Namun, Lallana mengalami banyak masalah cedera selama beberapa tahun terakhir. Hal itu membuatnya kehilangan tempat di bawah asuhan Jurgen Klopp.
Pemain berusia 31 tahun itu baru menjadi starter tiga kali di pertandingan Premier League musim ini. Namun, ia mencetak gol penyeimbang melawan Manchester United dalam hasil imbang 1-1 di Old Trafford Oktober lalu.
Adkins sendiri pernah melatih Lallana selama tiga tahun di Southampton antara 2010 dan 2013. Dia sangat menyayangkan Lallana tidak terpakai di Liverpool.
"Dia salah satu pemain favorit saya," kata Adkins kepada Sky Sports News.
"Dulu saya memiliki kesempatan untuk menjadi manajer di Southampton dan Adam Lallana adalah cahaya yang bersinar.
"Sangat antusias, sangat menular, seorang pemuda berbakat yang sangat terampil yang senang bekerja setiap hari.
"Dia pemain yang berbakat dan penting dia bermain. agen casino online
"Dia sering keluar dari skuad, dia hanya pemain terpinggirkan di Liverpool sekarang dan itu memalukan."
Kontrak Lallana saat ini akan berakhir pada akhir bulan Juni. Adkins ingin melihatnya bermain secara teratur di tempat lain.
"Ini karir yang singkat dan Anda harus bermain, Anda harus pergi dan bermain," lanjutnya.
"Jadi tidak masalah ke mana dia pergi bagi saya, selama Anda melihat dia bermain sepak bola, karena dia menghibur Anda, dia menarik untuk ditonton, dia bergerak ke kiri dan bergerak ke kanan.
"Dia adalah pemain yang bagus dan dia adalah seorang pemuda yang penuh dengan moral yang benar dan nilai-nilai yang benar dalam hidup.
"Saya sangat menyukainya dan saya ingin sekali melihatnya bermain secara teratur lagi."
sumber : Bola.net
Kumpulan kumpulan berita mengenai sepak bola Internasional dan Informasi mengenai para pemain sepak bola
Selasa, 31 Maret 2020
Minggu, 29 Maret 2020
Teladan Juventus dalam Keberanian Potong Gaji Pemain
berita bola - Presiden federasi sepak bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina, memuji Juventus sebagai contoh untuk klub-klub lain mengenai keberanian mereka memotong gaji pemain di tengah pandemi virus corona. Keputusan Juve ini dianggap sudah tepat.
Beberapa hari lalu, seluruh skuad Juve dan staf pelatih telah sepakat memotong gaji mereka untuk membantu klub secara finansial pada masa-masa krisis seperti ini. Karena tidak ada pertandingan, Juve telah kehilangan sumber pendapatan utama mereka.
Uniknya, gagasan potong gaji ini kabarnya muncul dari salah satu pemain senior Juve sendiri, Giorgio Chiellini. Dia tahu bahwa klub bakal menghadapi masalah besar jika sepak bola tidak bisa dilanjutkan sementara mereka masih harus membayar gaji ratusan staf.
Gravina tahu keputusan pemotongan gaji itu tidak datang dengan mudah, apalagi untuk klub sebesar Juve. Sebab itu, dia yakin pemain dan pelatih Juve bisa dijadikan contoh klub-klub lain yang mungkin berada dalam kondisi serupa. Pada saat inilah sepak bola harus menunjukkan persatuan.
"Kesepakatan yang dicapai oleh Juventus merupakan contoh untuk keseluruhan sistem," buka Gravina kepada Football Italia.
"Saya berterima kasih pada Giorgio Chiellini, rekan setimnya, dan Maurizio Sarri, sebab dalam usaha kolaborasi yang sedang dirancang FIGC, mereka telah mementingkan kepentingan umum dalam diskusi dengan klub."
Gravina yakin langkah Juve ini sudah sangat tepat. Di tengah masa-masa sulit seperti ini, sepak bola harus bersatu dan saling membantu, tidak ada cara lain. Sepak bola pun bisa memberikan bantuan mereka untuk masyarakat lebih luas. agen casino online
"Persatuan dan solidaritas di dunia sepak bola merepresentasikan respons luar biasa untuk keadaan darurat seperti ini, risiko itu pun akan semakin besar jika kita tidak segera melanjutkan bermain," sambung Gravina.
"Hanya melalui kontribusi setiap protagonis, yang masing-masing mengambil peran mereka, barulah kita bisa membuat sepak bola jadi lebih tangguh," pungkasnya.
Sampai saat ini masih belum ada kepastian apa pun soal kapan Serie A bisa dilanjutkan. Bisa jadi musim dihentikan total jika kondisi Italia tidak segera membaik.
sumber : Bola.net
Beberapa hari lalu, seluruh skuad Juve dan staf pelatih telah sepakat memotong gaji mereka untuk membantu klub secara finansial pada masa-masa krisis seperti ini. Karena tidak ada pertandingan, Juve telah kehilangan sumber pendapatan utama mereka.
Uniknya, gagasan potong gaji ini kabarnya muncul dari salah satu pemain senior Juve sendiri, Giorgio Chiellini. Dia tahu bahwa klub bakal menghadapi masalah besar jika sepak bola tidak bisa dilanjutkan sementara mereka masih harus membayar gaji ratusan staf.
Gravina tahu keputusan pemotongan gaji itu tidak datang dengan mudah, apalagi untuk klub sebesar Juve. Sebab itu, dia yakin pemain dan pelatih Juve bisa dijadikan contoh klub-klub lain yang mungkin berada dalam kondisi serupa. Pada saat inilah sepak bola harus menunjukkan persatuan.
"Kesepakatan yang dicapai oleh Juventus merupakan contoh untuk keseluruhan sistem," buka Gravina kepada Football Italia.
"Saya berterima kasih pada Giorgio Chiellini, rekan setimnya, dan Maurizio Sarri, sebab dalam usaha kolaborasi yang sedang dirancang FIGC, mereka telah mementingkan kepentingan umum dalam diskusi dengan klub."
Gravina yakin langkah Juve ini sudah sangat tepat. Di tengah masa-masa sulit seperti ini, sepak bola harus bersatu dan saling membantu, tidak ada cara lain. Sepak bola pun bisa memberikan bantuan mereka untuk masyarakat lebih luas. agen casino online
"Persatuan dan solidaritas di dunia sepak bola merepresentasikan respons luar biasa untuk keadaan darurat seperti ini, risiko itu pun akan semakin besar jika kita tidak segera melanjutkan bermain," sambung Gravina.
"Hanya melalui kontribusi setiap protagonis, yang masing-masing mengambil peran mereka, barulah kita bisa membuat sepak bola jadi lebih tangguh," pungkasnya.
Sampai saat ini masih belum ada kepastian apa pun soal kapan Serie A bisa dilanjutkan. Bisa jadi musim dihentikan total jika kondisi Italia tidak segera membaik.
sumber : Bola.net
Olivier Giroud Membeberkan niatnya ingin pindah klub
berita bola - Januari 2020 menjadi bulan yang berat bagi Olivier Giroud. Dia mengakui ingin pindah dari Chelsea dan empat klub menyatakan minatnya. Hanya saja, semua rencana tidak berjalan mulus dan dia harus bertahan di Chelsea.
Olivier Giroud diprediksi bakal sulit mendapatkan tempat utama di skuad Chelsea pada musim 2019/2020 ini. Namun, sanksi larangan transfer membuat Chelsea tidak berniat melepas pemain asal Prancis pada awal musim.
Tammy Abraham dan Michy Batshuayi lebih sering mendapat kesempatan mengisi lini depan ketika musim berjalan. Keputusan Frank Lampard itu membuat Olivier Giroud kecewa dan membuka peluang pindah klub di tengah musim.
Pemenang Piala Dunia 2018 ini mengaku sudah menjalin komunikasi dengan klub peminat. Inter Milan menjadi destinasi idaman pemain berusia 33 tahun andai Chelsea melepasnya pada awal tahun.
Sampai Desember 2019, Olivier Giroud hanya lima kali dimainkan pada laga Premier League. Itu pun tidak selalu bermain penuh. Terkadang diganti atau menjadi pengganti. Situasi yang membuat Olivier Giroud merasa kecewa.
"Pada Januari, saya melihat diri saya jauh dari Chelsea," kata Olivier Giroud kepada Telefoot.
"Saya melihat enam bulan yang rumit di depan saya. Itu sebabnya saya memiliki keinginan untuk mengubah pemandangan. Saya mencoba pergi pada bulan Januari. Itu semua dilakukan, tetapi pada akhirnya Chelsea tidak ingin membiarkan saya pergi," kata Olivier Giroud. agen casino online
Chelsea awalnya siap untuk melepas Olivier Giroud. The Blues pun sudah mendekati pemain Lyon, Moussa Dembele. Sempat ada kesepakatan, tetapi Lyon menarik diri. Upaya Chelsea untuk mendapatkan Edinson Cavani dari PSG pun kandas.
"Saya hanya bisa pergi dengan syarat mereka menemukan penggantinya. Saya masih berharap untuk pergi pada 31 Januari," rapat mantan pemain Arsenal tersebut.
Olivier Giroud sudah menimbang empat tawaran yang masuk padanya andai dilepas Chelsea. Lyon, Lazio dan Tottenham dianggap menarik, tetapi pindah ke Inter Milan menjadi prioritas bagi Olivier Giroud. Dia terpikat dengan proyek yang dibangun Inter Milan.
"Saya berbicara dengan Antonio Conte [pelatih Inter Milan] di telepon, dia mengenal saya sejak dia membawa saya ke Chelsea: itu merupakan keuntungan bagi saya."
"Selain itu, Inter bermain di Liga Champions. Mereka klub yang hebat. Lazio benar-benar mencoba segalanya, bahkan datang ke London untuk mencoba sesuatu, tetapi kesepakatan itu diblokir," ucap Olivier Giroud.
Setelah gagal pindah pada Januari 2020 lalu, Olivier Giroud dipastikan berganti klub pada musim depan. Sebab, kontraknya dengan Chelsea akan habis pada Juni 2020.
sumber : Bola.net
Olivier Giroud diprediksi bakal sulit mendapatkan tempat utama di skuad Chelsea pada musim 2019/2020 ini. Namun, sanksi larangan transfer membuat Chelsea tidak berniat melepas pemain asal Prancis pada awal musim.
Tammy Abraham dan Michy Batshuayi lebih sering mendapat kesempatan mengisi lini depan ketika musim berjalan. Keputusan Frank Lampard itu membuat Olivier Giroud kecewa dan membuka peluang pindah klub di tengah musim.
Pemenang Piala Dunia 2018 ini mengaku sudah menjalin komunikasi dengan klub peminat. Inter Milan menjadi destinasi idaman pemain berusia 33 tahun andai Chelsea melepasnya pada awal tahun.
Sampai Desember 2019, Olivier Giroud hanya lima kali dimainkan pada laga Premier League. Itu pun tidak selalu bermain penuh. Terkadang diganti atau menjadi pengganti. Situasi yang membuat Olivier Giroud merasa kecewa.
"Pada Januari, saya melihat diri saya jauh dari Chelsea," kata Olivier Giroud kepada Telefoot.
"Saya melihat enam bulan yang rumit di depan saya. Itu sebabnya saya memiliki keinginan untuk mengubah pemandangan. Saya mencoba pergi pada bulan Januari. Itu semua dilakukan, tetapi pada akhirnya Chelsea tidak ingin membiarkan saya pergi," kata Olivier Giroud. agen casino online
Chelsea awalnya siap untuk melepas Olivier Giroud. The Blues pun sudah mendekati pemain Lyon, Moussa Dembele. Sempat ada kesepakatan, tetapi Lyon menarik diri. Upaya Chelsea untuk mendapatkan Edinson Cavani dari PSG pun kandas.
"Saya hanya bisa pergi dengan syarat mereka menemukan penggantinya. Saya masih berharap untuk pergi pada 31 Januari," rapat mantan pemain Arsenal tersebut.
Olivier Giroud sudah menimbang empat tawaran yang masuk padanya andai dilepas Chelsea. Lyon, Lazio dan Tottenham dianggap menarik, tetapi pindah ke Inter Milan menjadi prioritas bagi Olivier Giroud. Dia terpikat dengan proyek yang dibangun Inter Milan.
"Saya berbicara dengan Antonio Conte [pelatih Inter Milan] di telepon, dia mengenal saya sejak dia membawa saya ke Chelsea: itu merupakan keuntungan bagi saya."
"Selain itu, Inter bermain di Liga Champions. Mereka klub yang hebat. Lazio benar-benar mencoba segalanya, bahkan datang ke London untuk mencoba sesuatu, tetapi kesepakatan itu diblokir," ucap Olivier Giroud.
Setelah gagal pindah pada Januari 2020 lalu, Olivier Giroud dipastikan berganti klub pada musim depan. Sebab, kontraknya dengan Chelsea akan habis pada Juni 2020.
sumber : Bola.net
Sabtu, 28 Maret 2020
Inilah Kondisi Paulo Dybala saat ini sejak dinyatakn positif Corona
berita bola - Bintang Juventus, Paulo Dybala mengungkapkan perkembangan kondisi kesehatan terbarunya usai dites positif terinfeksi virus Corona.
Hingga saat ini, Dybala dan Oriana masih menjalani isolasi dan proses pemulihan di rumahnya di Turin. Dybala menjadi pemain Juventus ketiga yang positif setelah Daniele Rugani dan Blaise Matuidi.
Awalnya, Dybala sempat tak merasakan gejala apa-apa meski sudah dites positif. Namun, pemain asal Argentina itu mengaku kesehatannya sempat menurun sebelum kini kembali membaik.
"Saya mengalami gejala yang kuat, tapi hari ini saya sudah merasa lebih baik. Sekarang saya bisa bergerak dengan lebih baik, berjalan dan mencoba berlatih," ungkap Dybala dalam video di akun YouTube resmi Juventus. agen casino online
"Saya sempat kesulitan bernapas, saya tak bisa melakukan apa pun setelah lima menit. Otot-otot saya terasa nyeri. Untungnyam Oriana dan saya saat ini sudah merasa lebih baik," tambahnya.
Juventus bukan satu-satunya klub Serie A yang dihantam virus Corona. Direktur dan legenda AC Milan, Paolo Maldini serta putranya yang juga pemain Rossoneri, Daniel Maldini juga positif terinfeksi.
Sementara itu, Fiorentina dan Sampdoria juga demikian. Bahkan, jumlah pemain positif mereka lebih banyak dari Juventus.
Terbaru, Atalanta mengumumkan bahwa penjaga gawang mereka, Marco Sportiello menjadi pemain pertama La Dea yang positif terinfeksi virus Corona.
Sumber : Bola.net
Langganan:
Postingan (Atom)



